Diguyur Hujan, Aksi MARAK Sulteng Tetap Bersuara Di Gedung KPK

Jakarta, bidiktangsel.com – Massa yang berunjuk rasa di depan Gedung KPK, Jakarta. Mereka menamai dirinya MARAK (Masyarakat Anti Korupsi) Sulawesi Tangah menuntut KPK untuk dapat melakukan penyelidikan dan penyidikan atas pengelolaan Keuangan di Kabupaten Donggala khususnya berkaituan dengan proyek DAKDAU TA 2017-2018.

Diguyur hujan lebat para peserta aksi Masyarakat Anti Korupsi (MARAK) Sulawesi Tengah (Sulteng) di depan Gedung KPK, Jumat sore (1/2-2019) tak membuat para aksi demo surut.

Dalam orasinya MARAK Sulteng mendesak KPK untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan tentang dugaan suap, gratifikasi, kolusi dan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh oknum pejabat dilingkungan Pemda Kabupaten Donggala.

“Bahwa perbuatan Bupati Donggala, Kasman Lassa yang meminta dan menerima sejumlah uang dari kontraktor dapat dikualifikasi sebagai “suap”, kata salah satu peserta aksi dalam orasinya.

Aksi yang dihadiri ratusan massa dari Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) itu membawa spanduk bertuliskan KPK segera menangkap Bupati Donggala yang telah menyalahgunakan wewenang jabatannya.

Aksi yang berlangsung satu jam ini berlangsung damai dibawah guyuran hujan lebat dan aksi Masyarakat Anti Koruksi ini membubarkan diri dengan tertib. (*)

923 Di Lihat 1 Dibaca
Bantu Share :

Berita ini tayang pada 2 Februari 2019 6:01 pm

Update Berita BidikTangsel