Lurah Cipayung Sisir Kawasan Kolong Flayover Pasar Ciputat

Lurah Cipayung Sisir Kawasan Kolong Flayover Pasar Ciputat

CIPUTAT, bidiktangsel.com – Lurah Cipayung Kecamatan Ciputat Tomy Patria Edwardy melakukan gebrakan baru. Bersama staff diikuti RT/RW dan masyarakat mereka menyisir kawasan kolong Flyover.

Dalam penyisiran itu diperoleh banyak hal yang perlu dibereskan dalam waktu dekat ini, misalnya banyaknya pedagang berjualan di bahu jalan sehingga mengabaikan hak pejalan kaki. Termasuk banyak bus berhenti sembarangan dan orang-orang kencing sembarangan.

“Kami mengadakan sisir Cipayung gunanya menginventarisir permasalahan-permasalah yang ada di Cipayung salah satunya ditemukan ada di bawah kolong flyover sebelah timur tidak tertata dengan baik. Banyaknya tuna wisma di sana, banyak sampah tidak terkelola dengan baik, parkir dipingir jalan, kencing sembarangan serta pedagang menggunakan hak pejalan kaki,” tutur Tomy.

Hari ini dilakukan operasi bersih untuk pedagang, sekaligus menyebarkan surat imbauan agar mematuhi aturan. Jika sudah diberikan surat imbauan tidak mengindahkan, pihaknya akan tegas mengambil langkah dengan kerjasama Trantib dan Satpol PP Kota Tangsel dengan tujuan untuk memberikan kenyamanan pengguna jalan yang lain.

“Kita operasi bersih dan kita akan jaga setelah bersih. Kita sudah melaporkan juga kepada dinas terkait untuk mendukung program ini. Alhamdulillah masyarakat juga mendukung. Kami juga akan mengaktifkan komunitas-komunitas di kolong flyover bersama komunitas baru,” ungkapnya.

Pihaknha juga akan bangun musola dan WC, supaya ketika masyarakat pulang kerja atau terlambat kerja bisa istirahat di sana. “Juga kita akan izin kepada walikota untuk meminta izin dalam pelatihan basket three on three, padepokan silat, kita undang masyarakat. Kita bangun penerangan dan bebas spanduk,” tegas ia.

Demi menjaga kebersihan lingkungan, kebijakan baru akan digulirkan dengan surat edaran setiap bulan ada kerja bakti bersama setiap pekan pertama dan ketiga. Dalam upaya ini pihaknya akan mengandeng Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pariwisata, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, sekaligus Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

“Kami meminta dukungan semua pihak, semua OPD terkait kami libatkan karena semata-mata ingin dirasakan oleh masyarakat. Cipayung harus bisa bersaing dengan kelurahan lain. Kini saatnya Cipayung berbenah setelah ada lurah definitif dan ini menjadi tangung jawab saya lebih besar kedepan,” tambah Tomy.

Tentu dalam mengambil kebijakan yang dianggap tidak populer ini ada banyak hambatan, sehingga kemudian dari tahun ketahun seperti stagnan. Namun Tomy mengaku siap menghadapi siapapun jika ada upaya menjaga kelestarian di kolong flyover ada yang tidak menerima. Pihaknya pun bakal berkomunikasi dengan ormas yang ada apabila dirasa keberatan.

“Mereka (pedagang) pasti akan kaget, kita tidak menutup usaha mereka tapi jangan gunakan trotoar untuk berjualan. Jika mereka bilang kami gimana, silahkan cari tempat yang lain. Di dalam pasar bisa, karena masih luas. Ormas saya belum lihat, kami belum ada hambatan jika ada hampatan saya siap untuk menghadapi, saya siap untuk tidak populer soal ini,” imbuhnya.

Adapun untuk pendanaan diungkapkan menggunakan biaya swadaya dari para donatur dan masyarakat luas. Bahwa Cipayung telah ada sejak 1982 namun seiring berjalanya waktu terus tumbuh. Kali ini saatnya untuk lebih meroket lagi.

“Saya tidak butuh waktu lama, dalam hitungan bulan, saya akan bergerak setiap hari. Akan syiarkan kepada masyarakat. Kami juga akan invertarisir pedagang depan KUA dan Kantor Pos agar tidak menutup akses masuk karena sangat menganggu,” tegasnya.

Perwakilan pemuda Cipayung, Bana menyampaikan akan mendukung penuh kebijakan lurah dalam menata kolong flyover.  Bahwa itu yang dinantikan sejak lama bersama pemuda setempat, ingin menata lebih cantik. Flyover menjadi wajah Tangsel, maka perlu dikelola dengan baik supaya selalu menjadi tujuan orang beraktivitas.

“Ini menjadi mimpi saya sejak bertahun-tahun semoga mimpi ini menjadi kenyataan. Kami selaku pemuda Cipayung akan mendukung penuh kebijakan bapak Lurah Tomy dalam menata kawasan Kolong Flyover ini,” tandasnya. (Humas-Kominfo)

192 Di Lihat 9 Dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.