Masyarakat Buaran Serpong Tolak Deklarasi #2019GantiPresiden

Serpong – Masyarakat Kelurahan Buaran, Serpong Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memprotes kegiatan Deklarasi Kebangsaan yang akan digelar pada hari Minggu besok (23/9-2017) di Lapangan Kampung Jati Buaran Serpong Kota Tangsel.

Acara yang dikemas dengan kegiatan santunan yatim dan dhuafa, marawis dan qosidah itu tercantum tanda pagar ganti presiden 2019.

Menurut tokoh masyarakat Buaran, Willi Prakarsa yang menyambangi Polres Tangsel bersama warga masyarakat lainnya mengatakan kedatangannya bersama masyarakat untuk menyampaikan penolakan keras terhadap kegiatan Deklarasi Kebangsaan tersebut.

“Kami warga Buaran Serpong menolak keras deklarasi kebangsaan dengan membawa tagar 2019 ganti presiden,” katanya di Polres Tangsel, Jumat (21/9-2018).

Ia menjelaskan kepada media, dengan sudah terjalinnya kedamaian di masyarakat tidak perlu diusik dengan tagar 2019 ganti presiden yang dikemas dalam acara santunan.

“Kalau bikin acara santunan kami dukung dan sangat mulia tapi jangan dipublikasi- kan, itu riya’ dan takabur,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Tangsel AKBP. Ferdy Irawan saat memberikan keterangan setelah menerima perwakilan warga mengatakan bahwa yang mengajukan permohonan ijin kegiatan tersebut adalah relawan ganti presiden 2019 bukan masyarakat Buaran.

“Perlu ditegaskan yang datang ke kami sebelum ini adalah para tokoh masyarakat, tokoh agama, ketua RT/RW Buaran dan pernyataan sikap mereka menolak dan tidak mau tempat mereka dijadikan ajang deklarasi ganti presiden 2019, itu pernyataan sikap mereka,” ujar AKBP Ferdy kepada media.

AKBP. Ferdy juga menjelaskan bahwa sikap para tokoh ini yang akan dibawa ke panitia kegiatan untuk disampaikan.

“Kami dari pihak Kepolisian tidak memberikan rekomendasi terhadap kegiatan tersebut dan menyarankan kepada panitia gerakan ganti presiden sebaiknya tidak usah melaksanakan kegiatan tersebut karena berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas,” tegasnya.

Dari sisi aturan dan hukum yang berlaku, gerakan #2019GantiPresiden bukanlah gerakan yang melanggar hukum. Namun memiliki kerawanan terhadap, gangguan keamanan, ketertiban masyarakat. (IsOne).

2602 Di Lihat 1 Dibaca
Bantu Share :

Berita ini tayang pada 24 September 2018 7:00 pm

Update Berita BidikTangsel