Pertenakan Ayam Milik PT. STS Diduga Tidak Mengantongi Ijin Usaha

LEBAK – Peternakan Ayam yang keberadaanya di Kp, Kasendor, Desa Sukaraja kecamatan Warunggunung, seluas kurang lebih 1,5 hektar Diduga Tidak Mengantongi Izin Tata Ruang dan Izin Usaha tetapi sudah melakukan aktifitas.

Sesuai dengan adanya aturan rencana tata ruang wilayah (RTRW), Perda No 2 Tahun 2014 serta aturan – aturan lainnnya Ucap Wijaya, Wakil Ketua bidang Investigasi Lembaga Banten Corruption Wacth kabupaten Lebak, Senin (11/6-2018).

[nk_awb awb_type=”image” awb_image=”10996″ awb_image_size=”full” awb_image_background_size=”cover” awb_image_background_position=”50% 50%” awb_parallax=”scroll-opacity” awb_parallax_speed=”0.5″ awb_mouse_parallax=”true” awb_mouse_parallax_size=”300″ awb_mouse_parallax_speed=”10000″]

Your Content Here

[/nk_awb]

Dikatakan Wijaya, Keberadaan bangunan ternak ayam milik PT. Sinar Ternak Sejahtera (STS) tidak sesuai RTRW dan Perda No 2 Tahun 2014, karena keberadaan bangunan ternak ayam tersebut berada di wilayah zona Pertanian lahan basah dan kering.

Ia menjelaskan, keberadaan ternak ayam memang harus memperhatikan lingkungan sekitar. Ada syarat teknis yang harus dipenuhi, antara lain lokasi banguan harus diberi pagar setinggi 1, 75 meter. Kemudian jarak pagar dengan bangunan adalah 5 meter serta jarak kandang dengan pemukiman minimal 250 meter.

Menurutnya, satu hal penting yang harus diperhatikan para pengusaha peternak adalah masalah Izin dan limbah kotoran ayam atau sanitasinya.

Bahkan para peternak dalam memberi kan pakan ayamnya adalah pakan ayam yang tidak membuat larva lalat cepat berkembang. Selain itu, masalah ijin untuk para peternak seperti Izin Tata Ruang, Izin lokasi, IMB, dan lain-lain seharusnya sudah dimiliki,

“Ya seharusnya yang menjadi dasar adalah Izin dulu baru mendirikan bukan sebaliknya, karena izin itu sebagai dasar,” ujarnya.

Sementara pemilik kandang atau pihak yang bertanggungjawab di PT.Sinar Ternak Sejahtra sampai berita ini diwartakan belum dapat dikonfirmasi alias berada diluar kota. (abak)

653 Di Lihat 6 Dibaca
Bantu Share :