Bimtek Pemungutan dan Penghitungan Suara Tingkat PPS Kecamatan Karang Tengah Kota Tangerang

Kota Tangerang, bidiktangsel.com – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Karang tengah, Kota Tangerang, menggelar bimbingan teknis (bimtek) pemungutan dan penghitungan suara di aula Kec. Karang tengah, Sabtu (6/4/2019).

Kegiatan ini diikuti seluruh anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), serta dari 7 kelurahan, Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Dalam ikut penyelenggara yang dihasilkan oleh teman-teman baik itu PPK dan PPS dapat terjaga secara baik.

“Total ada 21 anggota PPS dari 7 kelurahan yang mengikuti bimtek ini,” kata Ketua PPK Karang tengah, Hendri Sanjaya.

Materi yang disampaikan antara lain proses pemungutan dan penghitungan suara di tempat pemungutan suara (TPS).

Kemudian rekapitulasi suara di PPK, tanda pemberian suara sah dan tidak sah pada surat suara, hingga kebijakan umum pemungutan dan penghitungan suara.

Bimtek juga menghadirkan pemateri Komisioner KPU Kota Tangerang Qori Ayatullah dan juga hadir anggota Pawaslucam, anggota PPK, Polsek Ciledug, Sekcam Karang tengah.

“Pelibatan PPS dalam bimtek ini penting agar ada pemahaman yang sama dalam penyelenggaraan pemilu, baik dari sisi pelaksanaan maupun pengawasan di tingkat penyelenggara paling bawah,” terang Hendri Sanjaya.

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan simulasi penghitungan dan rekapitulasi suara, serta pengisian formulir Model C dan C1. Formulir Model C adalah berita acara pemungutan dan penghitungan suara. Sedangkan formulir Model C1 adalah sertifikat hasil penghitungan suara.

Sementara Komisioner KPU Kota Tangerang Qori Ayatullah menyampaikan, Negara dan bangsa kita akan melaksanakan Pesta Demokrasi 5 tahun, teman-teman di Kecamatan Karang tengah yang dimulai dari segala persiapan awal, bisa menjalankan amanahnya sebagai Petugas Penyelenggara Pemilu.

Maka itu sambung Qori Ayatullah, ada beberapa hal yang pertama ada maklumat dari pimpinan KPU RI, di KPPS ada 7 anggota ditambah 2 anggota Pansus, bila tidak ada seragam hansip, kalau misalkan gak ada jangan menggunakan seragam putih sebab identitas putih ini sudah diklaim oleh dua pasangan capres.

Ia juga mengatakan, kenapa tidak dianjurkan dengan menggunakan pakaian putih, agar tidak menggiring opini masyarakat pada berita HOAX.

“Bebas dan netral untuk anggota KPPS, dilarang menggunakan baju seragam putih yang sama seperti setiap pasangan Capres,” ujar Qori Ayatullah.

Selain itu Qori Ayatullah dari KPU Kota Tangerang, akan mengevaluasi seluruh hasil bimtek. Tujuannya untuk memfokuskan lagi materi atau simulasi yang perlu ditekankan untuk bimtek berikutnya.

Sehingga PPK dan PPS memiliki pemahaman yang utuh untuk meneruskan bimtek nantinya di tingkat kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS).

“Bimtek PPS ini untuk penghitungan dan rekapitulasi suara. Sehingga pola pikir PPK dan PPS lebih terarah serta bisa mendapat gambaran langsung seluruh proses penghitungan dan rekapitulasi suara,” ujar Qori Ayatullah.

“Dengan adanya pemahaman yang utuh tentang pelaksanaan pemungutan, penghitungan, dan rekapitulasi suara, kami berharap pelaksanaan pemilu 2019 di Kota Tangerang, lebih khusus Kecamatan Karang tengah, bisa semakin lancar dan lebih baik lagi,” kata Qori Ayatullah komisioner KPU Kota Tangerang.

PENULIS. : EDWARD. AN.

1481 Di Lihat 1 Dibaca
Bantu Share :

Berita ini tayang pada 8 April 2019 9:44 am

Update Berita BidikTangsel