Puisi Untuk Gevira,
“Ibu Ikhlas Dan Akan Mengantarmu Benar-benar Pulang Nak!”

Gevira, Seorang anak balita dari sebuah kampung yang terjepit tembok mewah bangunan kota merintih kesakitan. Di bawah genteng bocor dalam kamar berdinding triplek lusuh dan kumal, ia mengeluh “Lapar Bu!”, suaranya lirih di keheningan malam. Air mata sang ibu meleleh tak terbendung. Sang ayah belum juga pulang mengais sampah-sampah diantara sela-sela rumah dan istana kota bergaya Eropa. […]